SBY nampaknya kalah “tahan” dibanding MERPATI dalam hal janji:
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada APBN tahun 2008. Penegasan tersebut disampaikan Presiden seusai melantik Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) baru, Laksamana Madya Sumardjono, di Istana Negara, Rabu (7/11) siang. “Tidak ada opsi itu karena kita cari solusi yang lain, yang cespleng. Paling tidak mengurangi dampak tanpa harus menimbulkan permasalahan pada masyarakat luas. Insya Allah kita carikan jalan terbaik,” kata Presiden kepada wartawan.
Pemerintah, lanjut Presiden SBY, akan terus melakukan langkah-langkah untuk mengatasi harga minyak yang kian melambung. “Kita lakukan langkah-langkah domestik, kebijakan yang lain supaya kita bisa mengatasi. Ada solusi, tidak mengguncangkan perekonomian kita, tidak mengubah anggaran pembelanjaan kita. Itu yang sedang kita lakukan, yang pada saatnya kalau memang begini terus dan lebih tinggi lagi, tentu akan ada yang kita lakukan secara signifikan,” kata Presiden SBY. (mit)
Itu adalah petikan JANJI tidak akan menaikkan BBM dari situs Presiden RI kita. Namun, karena perseteruan media (polemik) dengan mantan atasannya Wiranto, postingan pada 7 November 2007 yang tadi pagi masih ada sekarang sudah dihapus.
Kabarnya Andi Malarangeng (AM), marah-marah sama wartawan situs tersebut! SEMUDAH ITUKAH MENGHAPUS JANJI? O My God!
*kadang saya berpikir, bung AM tak ubahnya seperti Harmoko di zaman Soeharto*

















0 Tanggapan ke “Janji Tinggal Janji”